Feeds:
Pos
Komentar

Lomba hacking

Ada 3 orang ikut dalam kontes hacking. Pesertanya dari Amerika Serikat bernama John Williams, Dimitri Ivanov dari Rusia, dan ada Joko dari Indonesia. Ketiga finalis ini sudah melewati berbagai tahap seleksi yang sangat ketat. Pada babak final kali ini mereka harus memecahkan kasus bagaimana menembus security pada sistem jaringan MOSSAD. MOSSAD sendiri adalah sebuah agen intelejen Israel. Semua saling beradu ilmu untuk mempertaruhkan reputasi mereka. Tiba giliran dari masing-masing negara untuk menunjukkan kemampuannya.
Kesempatan pertama oleh Amerika Serikat. Si John dengan bangga memamerkan sebuah software yg bisa dengan menekan satu tombol maka sistem jaringan MOSSAD telah berada dalam genggamannya. Dalam waktu 5 detik software itu bekerja. Para hadirin pun bersorak. Tidak ada satupun yang duduk, semua hadirin berdiri memberi tepuk tangan. Giliran kedua dari Rusia. Si Dimitri tidak mau kalah ketinggalan, ketika dia berkata kepada software yang dia buat,”KILLALL!!!”. Maka dalam waktu 1 detik sistem jaringan MOSSAD itu mati total. Para hadirin pun kembali berteriak ramai. Kini giliran si Joko dari Indonesia. Semua hadirin sempat diam begitu juga dengan juri. Mereka hampir tidak percaya dengan apa yang dibawa Joko. Si Joko membawa sabun. Para hadirin kontan kaget dan menertawakan Joko. Bahkan ada hadirin yang berteriak, “hahahahaha…..itu bukan software, tapi soap”. Kontan Joko memperagakan cara memakai software itu. Dia gosok tangannya dengan sabun itu dan dia kemudian tersenyum. Para juri dan hadirin kembali tertawa terbahak-bahak, tapi beberapa saat terdiam. Mereka tidak percaya dengan yang mereka lihat. Sabun itu ternyata bisa membuat gelembung control (bubble control). Dari gelembung itu bisa dilakukan control terhadap jaringan di suatu negara. Caranya cukup dengan gosokkan sabun ke tangan dan ucapkan negara yang mau di-control. Para hadirin tidak percaya.
Tidak lama ada panitia yang melaporkan bahwa jaringan di USA, Rusia, China, Inggris, dan Australia mati total. Joko senyam senyum aja sambil bilang,”Oh iya….aku tadi testing programnya waktu aku mandi pak…..hehehehe…..”

Sekilas pandang

Sebuah anak telah lahir di keluarga blog. Berapapun berat badannya atau berapapun tingginya itu tidak penting. Sebisa apa dia menangis atau sebisa apa dia tertawa itu adalah keistimewaannya. Tidak perduli untuk apa dia menangis atau untuk apa dia tertawa. Jika menurutnya sesuatu hal harus dia tangisi atau dia tertawai itu adalah sebuah pesan hidupnya kepada orang yang mengenalnya. Adakalanya seorang anak kecil bercanda,tapi dia tetaplah anak kecil yang hanya bisa menangis atau tertawa. Biarkanlah dia tumbuh sebagaimana mestinya. Biarkanlah dia besar seperti dunia. Jika tangannya meluncur ketanganmu,gapailah ia. Barikan kasih sayang kepadanya hingga kasih sayang itu benar-benar merasuk di dalam hatimu dan menjadi sebuah spirit dalam hidupnya. Kau pasti akan merasakan nafasnya dan juga detak jantungnya yang selalu berbicara dalam keheningan. Sebuah klise jika kita menutup rapat mulutnya hingga dia mati. Sudah banyak korbannya. Sudah cukup. Bimbinglah ia menjadi dewasa………

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.